Apa itu kondom? Jenis, dan Cara Penggunaan

Anda mungkin pernah mendengar radio atau seseorang mengatakan bahwa kondom harus digunakan saat berhubungan s*ks. Jadi, tahukah Anda apa itu kondom ? Untuk apa kondom digunakan, Jenis kondom, dan cara penggunaannya. Baca artikel kami jika Anda belum memahaminya.

Apa itu kondom? Jenis, dan Cara Penggunaan

Apa itu kondom? Efek kondom

Kondom (condom) adalah alat yang digunakan untuk mengurangi kemungkinan kehamilan dan risiko infeksi gonore purulen, radang tenggorokan, HIV, dll selama hubungan s*ksual. Orang juga menyebut kondom dengan berbagai nama seperti kondom, katoda (Perancis), kondom (Inggris), tas kondom, jas hujan (gaul). Bahan kondom biasanya resin sintetis, polyisoprene, usus domba, dll dengan kekuatan dan elastisitas tinggi. [Baca Juga : Apa itu VPN (Virtual Private Network)? Manfaat dan Cara Kerja]

Kondom dibagi menjadi beberapa kategori berbeda seperti kondom untuk wanita, kondom untuk pria, kondom, kondom, kondom bola, kondom jangka panjang, kondom ultra-tipis. Tentang nama merek, Durex dan Sagami adalah dua nama yang paling dikenal di pasar kondom. Variasi kondom memberi pengguna lebih banyak pilihan sekaligus berkontribusi pada kualitas s*ks.

Untuk apa kondom digunakan? Penggunaan utama kondom adalah untuk mengurangi kemungkinan hamil dan risiko tertular infeksi menular s*ksual. Selain itu, kondom juga digunakan untuk menyimpan air mani saat mengobati kemandulan atau untuk beberapa keperluan selain hubungan s*ksual seperti produk kedap air, penutup senapan, dll.

Meski tidak benar-benar efektif, kondom tetap dinilai sebagai alat perlindungan terbaik saat berhubungan s*ks. Dibandingkan dengan menggunakan pil KB, kondom lebih murah dan efek sampingnya lebih sedikit.

Jenis kondom yang beredar di pasaran saat ini

1. Kondom konvensional

Kondom didesain halus, dengan ketebalan dari 0,05 hingga 0,08.

2. Kondom super tipis

Saat ini banyak orang yang tidak mau menggunakan kondom karena membawa perasaan tidak jujur, mengurangi kegembiraan dalam "cinta". Kondom super tipis didesain sehalus kondom konvensional. Tetapi kondom ini memiliki ketebalan yang sangat tipis hanya 0,01 hingga 0,02, memberi rasa seolah-olah tidak menggunakan. 

3. Kondom memperpanjang waktu

Dalam masyarakat sekarang ini, kebiasaan kerja, kebiasaan makan sangat mempengaruhi waktu berhubungan s*ks. Salah satu solusi yang bisa diatasi dalam jangka pendek dengan tetap memastikan keamanan mutlak adalah berkat bantuan kondom yang memperpanjang waktu . Dengan tipe ini bisa memperpanjang waktu hingga 5 - 7 menit untuk menambah momen.

4. Kondom dengan iga berduri

Garis normal produk kondom hanya menjalankan fungsi s*ks yang aman: hindari kehamilan, hindari infeksi penyakit sosial. Namun seiring dengan perkembangan masyarakat, permintaan pelanggan juga berangsur-angsur semakin meningkat. Itulah alasan mengapa produk kondom berduri lahir untuk menghadirkan perasaan baru dalam bercinta.

Kondom memiliki desain berduri di sepanjang tubuh kondom untuk membantu stimulasi wanita, menciptakan pengalaman yang benar-benar baru. Untuk menyesuaikan dengan preferensi setiap orang, terdapat banyak desain tulang rusuk berduri yang berbeda yang sesuai dengan preferensi dan selera masing-masing orang.

5. Kondom dibagi menurut ukurannya

Anda tidak perlu terlalu khawatir dengan ukuran sobat laki-laki, karena kondom kini terbagi banyak sesuai dengan ukuran dan jenis ukuran yang cocok untuk anda berdua.

6. Kondom berbau

Banyak orang tidak menyukai bau karet pada kondom karena menyebabkan perasaan tidak menyenangkan dan tidak menstimulasi dalam kehidupan cinta Anda. Saat ini tidak hanya kondom biasa tapi juga yang berbau se

Cara menggunakan kondom

Di bawah ini adalah panduan tentang cara menggunakan kondom yang bisa Anda rujuk dan aplikasikan :

1. Periksa kondom

Kondom yang robek akan mengurangi efektivitas perlindungan. Jadi, sebelum berhubungan s*ks, Anda perlu mengecek apakah kondom robek atau tidak. Jika robek, gantilah dengan yang baru.

2. Tekan kenop kondom dengan lembut untuk mendorong udara keluar

3. Ambil kondom di ujung penis

4. Geser kondom untuk membungkusnya dekat dengan pangkal penis

5. Setelah ejakulasi, keluarkan kondom dari penis, kencangkan mulut kondom dan taruh di tempat sampah.

Saat menggunakan kondom, orang juga menggunakan gel pelumas untuk meningkatkan kelembapan dan lendir di vagina, sehingga membatasi rasa nyeri saat berhubungan s*ks.

Itulah pembahasan mengenai Apa itu kondom? Jenis, dan Cara Penggunaan . Semoga membantu.

Posting Komentar untuk "Apa itu kondom? Jenis, dan Cara Penggunaan"