8 Cara Mencegah dan Menghentikan Bullying Cyber

Cara Mencegah dan Menghentikan Cyber-Bullying - 4 Mei adalah Hari bebas Bullying Internasional. Bullying adalah topik yang sedang hangat membuat semua orang berbicara melihat potret buram kekerasan terhadap anak. Namun, Bullying bukanlah masalah baru. Ini adalah penyakit yang telah ada sejak dunia dimulai dan yang semakin tumbuh dan menyebar luas saat dunia berubah dan teknologi baru tersedia.
Cara Mencegah dan Menghentikan Bullying Cyber
Kita semua harus senang dengan kesadaran dan antusiasme dengan muncul kiat-kiat cara mencegah dan menghentikan Bullying CyberKiat-kiat berikut ini datang dari buku Kidpower's bullying solutions, Bullying – What Adults Need to Know and Do to Keep Kids Safe (2011).

Ada 3 jenis bullying

  • Fisik: Termasuk memukul, menendang, meludah, mendorong, dan mengambil barang-barang pribadi.
  • Verbal: Termasuk mengejek, menggoda jahat, memanggil nama, dan membuat ancaman.
  • Psikologis: melibatkan penyebaran rumor dan pesan atau gambar yang menyakitkan, mengancam, memanipulasi hubungan sosial, dan terlibat dalam pengucilan sosial, dan pemerasan.
Kemauan teknologi yang semakin berkembang membuat anak-anak, remaja, dan dewasa saat ni menggunakan Internet, ponsel, dan teknologi terkait untuk menyakiti orang lain, dengan cara yang disengaja, berulang, dan bermusuhan. Ini merupakan jenis bulying verbal dan psikologis yang dikenal sebagai Cyberbullying.

Postingan Terkait: cara mengatasi bullying di sekolah serta penyebab, ciri, jenis, dan dampak dll

Cara Mencegah dan Menghentikan Bullying Cyber

Kiat-kiat mencegah dan menghentikan bullying berfokus pada Cyberbullying, solusi seperti apa yang akan diambil dalam mengatasi permasalahan di dunia maya. Baca selengkapnya dibawah ini:

1. Diskusikan tema cyberbullying ini kepada orang lebih dewasa yang mengerti

Pastikan kaum muda tahu bahwa:
  • Cyberbullying berarti menggunakan komputer, ponsel, dan teknologi lainnya untuk menyakiti, menakuti, atau mempermalukan orang lain. Cyber-bullying membuat orang-orang dalam tekanan di sekolah. Di negara manapun, bentuk-bentuk dari cyber-bullying adalah ilegal.
  • Jika seseorang itu jahat terhadap Anda, menjadi jahat pula bukanlah cara yang aman untuk menangani masalah tersebut. Cari bantuan dari orang dewasa yang Anda percayai.
  • Milikilah keberanian untuk berbicara jika melihat ada yang melakukan cyber-bullying. Katakan bahwa ini salah dan jangan merahasiakan masalah ini.
  • Jangan pernah memposting apa pun di Internet atau mengirim sesuatu secara elektronik yang Anda tidak ingin orang lain lihat.
  • Jika melihat postingan yang membuat anda kecewa atau melihat sesuatu yang menyerang Anda: Jangan balas. Jangan dihapus. Simpan pesan, screenshoot, dan minta bantuan dari orang dewasa yang Anda percayai. Jika satu orang dewasa tidak membantu, teruslah bertanya sampai Anda mendapatkan bantuan yang Anda butuhkan.

2. Harus tahu aturan menggunakan teknologi

Beri tahu anak-anak, “Anda memiliki hak untuk aman secara online baik secara emosional dan fisik maupun orang lain. Kita semua berharap untuk bertindak dengan aman dan penuh hormat terhadap orang lain dalam segala hal yang Anda katakan atau lakukan, termasuk melalui penggunaan teknologi. Bila anda menemui masalah, ceritakan kepada yang dipercayai.

Untuk itu penggunaan teknologi harus dengan bijak, tidak sembarangan dalam berpendapat dengan menyerang pribadi orang lain. Oleh karena itu, jangan gunakan teknologi hanya untuk sekedar menyakiti orang lain

3. Tetap sadar dan terlibat dalam kegiatan bersama anak-anak

Habiskan waktu bersama anak-anak dan remaja sehingga tahu apa yang mereka lakukan. Jelaskan bahwa pesan teks, media sosial seperti Facebook, whatsaap, email, grup obrolan dan penggunaan komputer adalah hubungan secara tidak langsung. 

Anda betul-betul harus menjadi co-pilot dalam mengajari bagaimana menggunakan media sosial yang baik. Jangan sibuk dengan diri sendiri sehingga lupa memperhatikan apa yang dilihat dan ditulis oleh anak-anak.

4. Hati-hati menggunakan informasi pribadi

Kecuali jika ini berada dalam situasi yang aman dari orang-orang terdekat, seperti sekolah, jangan biarkan anak-anak memposting informasi pribadi atau foto di komunitas teman online, grup obrolan, atau di mana pun yang bisa dijadikan pelaku bullying beraksi.

5. Berikan konsekuensi jika seorang anak menjadi cyber-bully

Jika anak melakukan cyber-bully, mintalah anak tersebut meminta maaf dan menebus kesalahan. Seringkali, kehilangan hak istimewa untuk menggunakan teknologi yang terlibat untuk periode waktu tertentu adalah konsekuensi yang paling tepat. Minta anak-anak melakukan sesuatu yang aktif seperti menulis surat permintaan maaf, melakukan riset tentang bahaya yang ditimbulkan oleh Cyber-bullying.

6. Berikan dukungan jika seorang anak dibullying oleh cyber

Akun Anonimous dan penyebaran cyber-bullying yang luas bisa sangat menghancurkan. Jika anak mengalami cyber bullying, berikan dukungan emosional kepada anak dengan mengatakan, “perilaku itu salah dan kamu sudah memberitahu saya akan perlakuan yang kamu terima. Ini bukan salahmu dan kami akan melakukan apa yang kami bisa untuk menghentikannya".

Minta tindakan kepada pihak sekolah jika itu dilakukan sesama siswa, dan minta tindakan kepada pihak media sosial seperti facebook untuk melaporkan akun, dan jika perlu lapor polisi.

7. Berlatih bagaimana berbicara untuk menghentikan bullying Cyber

Setelah anak-anak memahami seperti apa bentuk cyber-bullying, latihlah cara berbicara. Misalnya, seorang teman mungkin berkata, “Saya tidak tahan dengan Roger. Lihat, saya mendapat foto dia pergi ke kamar mandi bersama cewek. Mari kita lihat berapa banyak orang yang bisa kita kirimi ini. ”
Salah satu cara untuk berbicara adalah: “Ini cyber-bullying. Caramu jelas salah. "

Respons yang efektif, “Meskipun Roger bukan orang yang kamu sukai, saya pikir itu tidak lucu untuk mempermalukan orang. Selain itu, ini ilegal. "

8. Ajari anak-anak meminta bantuan orang dewasa bila melihat perilaku tidak aman di Internet

Kaum muda dapat memiliki dampak besar dan menjadi lebih aman jika mereka tahu bahwa perilaku tidak aman di Internet adalah waktu yang penting untuk meminta bantuan orang dewasa. Salah satu contoh yang bisa diajarkan kepada anak adalah laura meminta bantuan ibunya karena teman daring dalam grup obrolan sedang menulis komentar putus asa tentang kehidupan yang tidak layak dijalani.

Dengan bimbingan ibunya, Laura mengatakan kepada gadis ini bahwa merasa seperti ini tidak aman dan laura bergegas menelepon hotline pencegahan bunuh diri. Keesokan harinya, gadis itu menulis kepada Laura bahwa dia telah berbicara dengan seorang penasihat. Meskipun dia belum memiliki jawaban yang jelas, gadis ini sudah merasa yakin dengan bantuan yang ia butuhkan.

Itulah 8 cara mencegah dan menghentikan Bullying Cyber, semoga para orangtua, guru, dapat mengayomi anak-anak sejak dini agar dapat menempatkan dirinya di jalur yang benar.

0 Response to "8 Cara Mencegah dan Menghentikan Bullying Cyber"

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan topik pembahasan...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel