guLRBJQPyCuSYRPqZdMMydRcpFvlejuB8nl2ZXCO

Cara menghindari kebiasaan bergosip dengan Triple Filter

Apa itu Gosip?

Cara menghindari kebiasaan bergosip dengan Triple FilterGosip adalah informasi yang dikabarkan untuk membuat seseorang terlihat buruk dan membuat ikatan antara mereka yang bergosip dan merusak hubungan mereka dengan orang lain.
Cara menghindari kebiasaan bergosip dengan Triple Filter - Gosip adalah informasi yang dikabarkan untuk membuat seseorang terlihat buruk dan membuat ikatan antara mereka yang bergosip dan merusak hubungan mereka dengan orang lain.
Tapi apa kamu pernah mendengar mengenai Gosip yang positif? Sekilas yang terlintas dalam pikiran dan membayangkan ” memang adakah gosip yang positif?

Sebagian besar dari kita akan menyimpulkan saat melihat dua atau lebih wanita berbisik satu sama lain, dengan lirikan mata sana sini. Beberapa orang yang melihat penasaran ingin mengetahui rahasia yang di bicarakan. 

Banyak orang senang mendengar seputar berita terbaru tentang siapa pun. Dan banyak juga yang bersumpah bahwa gossip itu salah. Banyak orang berpisah dengan pasangan, kehilangan pekerjaan hanya Karena gosip miring yang menerpa.

Jika gosip salah, mengapa orang melakukannya? Bahkan anda sendiri sering berpikir tidak pernah terlibat dalam gossip, tapi apakah yakin tidak pernah cerita keburukan orang lain? 

Ada pepatah kuno mengatakan "Jika Anda tidak memiliki sesuatu yang baik untuk dikatakan, jangan katakan apa-apa."

Rata-rata orang menghabiskan 52 menit per hari untuk bergosip (Menurut Robbins & Karan, 2019). Novelis Joseph Conrad pernah berkata, " Gosip adalah apa yang tidak disukai oleh siapa pun, tetapi semua orang menikmatinya ."

Nah, selama ini yang kita tahu hanya cerita keburukan orang lain, tapi tahukah kamu bahwa ternyata ada juga gosip yang positif, negatif dan bahkan netral. Mari kita bahas guys!

Apa itu gosip Positif?

Gosip dalam beberapa tahun terakhir memiliki konotasi negatif. Sebagian besar orang sibuk menyebarkan informasi negative tentang sesoorang. Lucunya lagi mereka yang konsisten menyebarkan gosip tidak pernah menilai dirinya Tukang Gosip. Ini sangat berbahaya bagi kesehatan sesoorang sekaligus mempengaruhi mental.

Tapi, harus kita tahu bahwa  semua gosip tidak selalu negatif. Ada beberapa gosip yang sifatnya membangun dan memuji prestasi orang lain. 

Ketika peneliti mempertimbangkan 'gosip positif,' mereka memusatkan perhatian pada respons perilaku prososial. Misalnya, jika seseorang berbagi informasi yang membantu kelompok menghindari efek buruk dari rekan yang melanggar norma, maka ini adalah bentuk gosip positif. Juga positif ketika seseorang menyaksikan pelanggaran norma dan membagikan hasilnya karena ini dapat membantu orang lain memperbaiki perilaku mereka (Alshehre, 2017).

Cara Menghindari kebiasaan bergosip dengan triple Filter

Pada suatu hari seorang kenalannya bertemu dengan filsuf besar itu dan berkata, “Tahukah Anda apa yang saya dengar tentang teman Anda?”
“Tunggu sebentar,” Socrates menjawab. “Sebelum Anda menceritakan apapun pada saya, saya akan memberikan suatu test sederhana yang disebut Triple Filter Test.

1) Filter petama adalah KEBENARAN
“Apakah Anda yakin bahwa apa yang akan Anda katakan pada saya itu benar?”
“Tidak,” jawab orang itu, “Sebenarnya saya HANYA MENDENGAR tentang itu.”
“Baik,” kata Socrates. “Jadi Anda tidak yakin itu benar. Baiklah sekarang saya berikan filter yang kedua.

2) Filter ke 2, KEBAIKAN
Apakah yang akan Anda katakan tentang teman saya itu sesuatu yang baik?”
“Tidak, malah sebaliknya…”
“Jadi,” Socrates melanjutkan, “Anda akan menceritakan sesuatu yang buruk tentang dia, tetapi Anda tidak yakin apakah itu benar. Anda masih memiliki satu kesempatan lagi, masih ada satu filter lagi, yaitu filter ke 3.

3) Filter ke 3, KEGUNAAN
Apakah yang akan Anda katakan pada saya tentang teman saya itu berguna bagi saya?”
“Tidak, sama sekali tidak.”
“Jadi,” Socrates menyimpulkannya, “bila Anda ingin menceritakan sesuatu yang belum tentu benar, bukan tentang kebaikan, dan bahkan tidak berguna, mengapa Anda harus menceritakan itu kepada saya?”

Kesimpulan

Gosip positif mencakup perilaku prososial yang meningkatkan kerja sama kelompok dan mengurangi keegoisan. Gosip memperkuat ikatan sosial dan membantu menyelesaikan konflik. Ini memberi tahu kita tentang norma sosial. Tidak semua gosip menyebabkan kerugian, dan sebagian besar, bersifat netral.

Stereotip tentang wanita yang lebih banyak bergosip daripada pria tidak benar. Film, iklan, dan literatur yang mendukung kekeliruan ini mungkin menghibur.

Jika kamu ingin menghindari kebiasan bergosip negatif, mulailah menggunakan pendekatan BERPIKIR,  ini akan membantu kamu beralih ke berbagi gosip yang lebih netral atau positif.
Related Posts

Related Posts

Posting Komentar