Virus corona - gejala, penyebab, pengobatan, dan cara mencegah

Apa itu virus corona?

Sebuah virus baru yang disebut Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) telah diidentifikasi sebagai penyebab wabah penyakit yang dimulai di Cina pada tahun 2019. Penyakit ini disebut penyakit coronavirus 2019 (COVID-19) adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini dapat mempengaruhi semua orang, mulai dari bayi, anak-anak, orang dewasa, orang tua, wanita hamil dan ibu menyusui. 

Virus corona - gejala, penyebab, pengobatan, dan cara mencegah

Gejala Virus Corona

Infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti:
  • Demam
  • Pilek
  • Sakit kepala
  • Sakit tenggorokan
  • Batuk kering / Berdarah
  • Sesak nafas
  • Nyeri dada
  • Letih lesu
  • Gangguan Pernafasan / Sesak

Faktor risiko 

Siapapun dapat terinfeksi dengan virus corona. Namun, bayi dan anak-anak dan orang dengan kekebalan tubuh yang lemah yang terkena lebih rentan terhadap serangan virus ini. Selain itu, kondisi cuaca juga dapat memiliki pengaruh. Sebagai contoh, Amerika Serikat, infeksi coronavirus lebih sering terjadi pada musim gugur dan musim dingin.

Selain itu, orang yang tinggal atau mengunjungi daerah atau negara virus corona rawan, juga berisiko terkena penyakit ini. Misalnya, kunjungan ke China, khususnya di Kota Wuhan, yang telah menjadi wabah di tahun 2019-Ncov di Desember 2019 sampai Januari 2020.

Penyebab Virus Corona

Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:
  • Menghirup percikan ludah secara tidak sengaja dari bersin atau batuk dari penderita COVID-19
  • Langsung memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan pakai sabun terlebih dahulu setelah tidak sengaja menyentuh benda yang terkena cipratan air liur dari penderita COVID-19
  • Melakukan kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, seperti bersentuhan atau berjabat tangan.

Pencegahan Virus Corona

Berikut cara mencegah penyebaran virus corona:
  1. Mulai sekarang hindari bepergian ke tempat-tempat wisata dan lain – lain yang ramai pengunjung.
  2. Gunakan masker ketika beraktivitas di tempat umum atau keramaian.
  3. Rutin mencuci tangan pakai sabun di air mengalir atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.
  4. Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan pakai sabun.
  5. Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Apabila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan segera, agar virus tidak lama dibadan.
  6. Masak daging hingga benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
  7. Tutup mulut dan hidung dengan tisu ketika batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah jangan buang sembarangan.
  8. Hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
  9. Jaga kebersihan benda yang sering disentuh seperti hp dll dan kebersihan lingkungan.

Jika Anda memiliki gejala, Anda telah terpapar virus yang menyebabkan COVID-19 atau Anda telah didiagnosis dengan COVID-19 :
  • Tinggal di rumah dan jangan pergi ke tempat kerja, sekolah, dan area publik jika Anda sakit, kecuali Anda akan mendapatkan perawatan medis.
  • Hindari menggunakan transportasi umum jika Anda sakit.
  • Tetap terisolasi di ruang terpisah dari keluarga dan hewan peliharaan jika memungkinkan. Kenakan masker di sekitar orang lain jika Anda sakit.
  • Hindari berbagi piring, gelas, tempat tidur, dan barang-barang rumah tangga lainnya jika Anda sakit.
  • Gunakan kamar mandi terpisah dari keluarga jika memungkinkan.
  • Tetap di rumah untuk jangka waktu tertentu dan ikuti rekomendasi dokter.
  • Anda mungkin perlu dirawat di rumah sakit jika Anda sakit parah.

Komplikasi

virus corona yang menyebabkan SARS dapat menyebabkan komplikasi dari pneumonia dan masalah pernapasan serius lainnya jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Selain itu, SARS juga dapat menyebabkan kegagalan pernapasan, gagal jantung, hati dan kematian.

Hampir sama dengan SARS, coronavirus baru dapat menyebabkan komplikasi serius. infeksi virus ini dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernafasan akut, gagal ginjal dan bahkan kematian.

Pengobatan Virus Corona

Tidak ada pengobatan khusus untuk mengatasi infeksi dari virus corona. Secara umum, orang sembuh dengan sendirinya. Namun, ada upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk meringankan gejala infeksi coronavirus. Sebagai contoh:
  • Minum obat yang dijual bebas untuk mengurangi rasa sakit, demam, dan batuk. Namun, jangan berikan aspirin pada anak-anak. Selain itu, jangan berikan obat batuk pada anak di bawah empat tahun.
  • Gunakan pelembap ruangan atau mandi air panas untuk membantu meredakan sakit tenggorokan dan batuk.
  • Perbanyak istirahat.
  • Perbanyak asupan cairan tubuh.
  • Jika merasa khawatir dengan gejala yang dialami, segeralah hubungi penyedia layanan kesehatan terdekat.
  • Khusus untuk coronavirus yang menimbulkan penyakit serius, seperti SARS, MERS, atau infeksi coronavirus baru, pengobatan akan disesuaikan dengan penyakit yang dialami dan kondisi pasien.

Jika pasien memiliki infeksi coronavirus baru, dokter akan merujuk ke rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk oleh Dinas Kesehatan (Kementerian Kesehatan) setempat. Jika Anda tidak dapat dirujuk karena beberapa alasan, dokter akan:
  • Isolasi
  • Serial foto toraks sesuai indikasi.
  • Terapi simptomatik.
  • Terapi cairan.
  • Ventilator mekanik (bila gagal napas)
  • Bila disertai infeksi bakteri, dapat diberikan antibiotik.

Kapan harus ke dokter

Ketika gejala infeksi coronavirus belum membaik dalam beberapa hari, atau gejala semakin memburuk, segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Diagnosis dan pengobatan yang cepat dan akurat, dapat meningkatkan kemungkinan pemulihan dari infeksi virus corona.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel